Belum Berakhir, Leicester !
Leicester harus pulang dengan kekalahan 1-0 dalam lawatannya ke Vicente Calderon, markas Atletico Madrid dalam laga leg pertama babap perempat final Liga Champions. Lebih menyesakkan lagi karena satu - satunya gol Atletico di laga itu tercipta oleh sebuah keputusan penalti kontroversial. Sang bomber Atleti, Antoinne Griezmann pun tak menyianyiakan kesempatan untuk memastikan timnya keluar sebagai pemenang. Tapi, kekalahan tersebut memang dirasa cukup pantas mengingat di laga ini perfroma The Foxes jauh dari kata memuasakan dimana tak ada satupun shoot on target yang mereka catatkan.
Namun kekalahan semalam bukan berarti kiamat untuk The Foxes. Publik tentu masih mengingat penampilan heroik mereka saat mengandaskan sang juara Liga Europa dalam tiga musim terakhir, Sevilla di babak 16 besar. Teringgal 1-2 di leg pertama, anak asuh Craig Shakespeare berhasil membalikkan keadaan san akhirnya lolos dengan aggregat 3-2. Hal yang tentunya sangat mungkin untuk mereka lakukan kembali di laga melawan Atletico tengah pekan depan.
Setelah semuanya berjalan serba sulit sampai kelewat paruh musim yang berujung pemecatan Ranieri, The Foxes menunjukkan kebangkitan sejak ditangani oleh Craig Shakespeare. Ada rentetan lima kemenangan beruntun yang mereka catatkan di ajang Premier League sebelum akhirnya terhenti di tangan Everton akhir pekan lalu. Sementara itu, di ajang Liga Champions penampilan mereka begitu cemerlang untuk sebuah tim yang baru merasakan atmosfer kompetisi tertinggi antar klub eropa.
Menjalami debutnya di Liga Champions musim ini, siapa sangka jika The Foxes mampu melangkah hingga babak perempat final. Bahkan saat ini mereka menjadi satu - satunya wakil Inggris di Liga Champions di saat tim besar seperti Arsenal, Manchester City dan juga Tottenham Hotspur satu per satu angkat koper. Alhasil, mereka pun menjadi harapan terakhir Inggris di ajang tersebut. Adalah Chelsea yang menjadi tim Inggris terakhir yang menjuarai UCL di musim 2011/2012. Dan menyebut Leicester bisa menjuarai Liga Champions bukanlah sebuah hayalan karena mereka pernah melakukannya musim lalu di ajang Premier League.
Walaupun mungkin teramat berat untuk menjuarainya, namun apa yang diraih oleh Leicester musim ini patut diapresiasi. Tak lain karena status mereka sebagai tim debutan. Mereka sudah mengejutkan banyak pihak dengan menjuarai Liga Primer musim lalu. Dan kini ada ajang tertinggi antar klub eropa dimana mereka siap membuat kejutan lainnya. Tapi, ada Atletico Madrid yang harus mereka lewati lebih dulu jika mereka ingin terus melanjutkan perjalanan heroik mereka di Liga Champions. Selisish satu gol masih sangat mungkin untuk dikejar dan dukungan puluhan ribu suporter akan memberikan motivasi ekstra untuk Jamie Vardy dkk.
Siap untuk merajut kisah mengejutkan lainnya, The Foxes ?


0 komentar:
Post a Comment