All Article You Need About Football , MotoGP And Formula One.

Lagi - Lagi Ronaldo


Real Madrid 3 Atletico 0. Ya, itulah hasil semifinal leg pertama yang mempertemukan dua tim finalis musim lalu tersebut. Dan di laga itu hanya ada satu nama yang patut disebut, tak lain tak bukan adalah Cristiano Ronaldo. Sekali lagi Ronaldo membuktikan jika nalurinya dalam merobek jala lawan tak sedikitpun berkurang. Trigolnya ke gawang rival sekota juga turut mengantarkan Madrid menginjakkan satu kakinya di Final. Madrid selangkah lebih dekat menuju Cardiff.

Kembali mendapatkan siulan dari Madridista, Ronaldo tahu bahwa hanya gol yang lahir dari kakinya yang akan membungkam siulan para fans Madrid. Benar saja, Jan Oblak dipaksa memungut bola hingga tiga kali. Ketiga gol tersebut hanya datang dari satu orang : Cristiano Ronaldo. Setelah mencetak gol pertama, Ronaldo kembali menunjukkan pose telunjuk di bibirnya yang seakan menjadi pertanda agar para fans tak lagi memberikan siulan kepadanya.

Setelah tampil flop di laga El Clasico plus gagal mengeksekusi penalti melawan Valencia lalu, hattrick ketujuhnya di Liga Champions semalam menjadi cerminan betapa seorang CR7 masih sangat haus gol. Sebelum laga semalam, ketajamannya juga sempat dianggap menurun. Banyak yang menganggap jika seorang Ronaldo sudah mulai mengalami penurunan performa. Statistik pun tak berbohong. Sejauh ini, Ronaldo 'baru' mengemas 32 gol dalam 44 pertandingan sebelum akhirnya sang kapten Portugal menggila dengan memborong tiga gol dalam kemenangan Madrid di leg pertama semifinal Champions League.


Ada yang statistik mengiringi kemenangan Madrid semalam. Antara lain adalah Ronaldo yang berhasil mencetak hattrick ketujuhnya di Liga Champions, menyamai sang rival Lionel Messi. Ada juga Real Madrid yang berhasil mencetak gol dalam 35 laga kandang beruntun di ajang Liga Champions setelah terakhir kali gagal mencetak gol di laga semifinal Liga Champions 2010/2011 kala takluk 0-2 dari Barcelona. Kembali ke Ronaldo, tiga golnya juga kini melejitkan namanya ke posisi dua dalam deretan top skor Liga Champions musim ini.

Sudah ada 10 gol yang Ronaldo cetak sejauh ini. Hanya terpaut satu gol dari Messi di pucak top skorer dengan 11 gol. Dari 10 gol tersebut, delapan diantaranya ia cetak di tiga laga terakhir. Lima melawan Bayern dan tiga melawan Atletico. Sungguh sebuah cara yang tepat untuk membungkam para pengkritiknya yang menyebut jika Ronaldo sudah tak setajam musim - musim sebelumnya. Masih ada dua laga jika Madrid lolos ke final. Peluang Ronaldo untuk kembali menyandang predikat top skor terbuka lebar mengingat sang rival telah tersingkir di babak perempat final. Jika berhasil, Ronaldo akan menjadi pemain pertama yang menjadi top skor Liga Champions untuk lima musim beruntun.

Perjalanan Madrid masih panjang. Selain Liga Champions, Madrid juga masih memiliki lima laga 'final' di ajang La Liga dimana saat ini mereka mendapatkan perlawanan sengit dari sang rival abadi Barcelona. Dan salah satu cara untuk memenangi kedua ajang tersebut adalah dengan mengandalkan ketajaman seorang Cristiano Ronaldo. Ya, Ronaldo memang selalu ada ketika dibutuhkan timnya. Lima gol ke gawang Bayern plus tiga gol ke gawang Atletico menjadi pembuktian kontribusinya untuk Madrid. So, daripada memberikan siulan, toh lebih baik Madridista memberikan dukungan untuk sang mega bintang. Karena memang harus diakui, Madrid masih membutuhkan Ronaldo.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment