All Article You Need About Football , MotoGP And Formula One.

Brazil Yang Ciamik Bersama Tite


Brazil berhasil menggebuk Paraguay 3-0 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia Zona Conmebol. Hasil yang juga meneruskan performa mereka sejak ditangani oleh Tite. Kemenangan yang juga diiringi kekalahan Uruguay dari Peru dengan skor 1-2 mengantarkan Brazil sebagai tim pertama yang lolos ke Piala Dunia 2018. Dengan koleksi 33 poin, posisi terburuk yang bisa mereka tempati ( jika kalah di sisa kualifikasi ) adalah posisi empat. Mereka unggul sembilan angka atas Kolombia, dan sepuluh angka atas Uruguay di posisi tiga.

Selain itu, kelolosan mereka ke Piala Dunia juga menegaskan laju impresif mereka sejak ditangani oleh Tite. Pelatih bernama lengkap Adenor Leonardo Bacchi dipercaya menangani timnas Brazil pada Juni 2016 selepas tersingkirnya mereka di fase grup Copa America Centenario. Dalam debutnya, Tite langsung mempersembahkan kemenangan dengan mengalahkan Ekuador dengan skor 3-0. Sejak saat itu, Brazil mampu menyapu bersih pertandingan yang mereka jalani dengan kemenangan. Torehan mereka yakni 25 gol dan hanya kebobolan dua gol.

Kecermelangan Tite tak hanya sampai disitu. Tite membuktikan jika dirinya mampu menaruh kepercayaan yang luar biasa kepada para pemainnya. Faktanya, aliran gol Brazil tak datang dari pemain yang itu - itu saja. Ada nama Neymar, Coutinho, Willian, dan Gabriel Jesus yang silih berganti mencetak gol. Teranyar, pada saat melawan Uruguay pekan lalu yang justru mencuat adalah sang gelandang Paulinho yang mencatatkan hattrick di laga yang berkesudahan 4-1 untuk kemenangan Brazil tersebut. Hal ini turut menunjukkan jika Brazil sudah tak bergantung pada satu pemain saja.


Tak hanya sampai disitu. Ban kapten yang sering melingkar di lengan Neymar kini sudah jarang terlihat. Renato Augusto, Dani Alves, Fernandinho, Miranda dan Felipe Luis. Merotasi ban kapten menunjukkan betapa besarnya kepercayaan yang disematkan Tite kepada para pemainnya. Bakat - bakat muda masuk silih berganti, namun para pemain senior memiliki tanggung jawab yang setara terhadap timnas.

Setelah menjadi negara pertama yang lolos ke Piala Dunia, perjalanan Tite belum usai. Ini hanyalah awal karena masihlah babak kualifikasi. Tite akan menghadapi ujian yang yang sesungguhnya saat Piala Dunia Rusia berlangsung Juni 2018 nanti. Masih teringat tentu bagaimana mereka harus menanggung malu saat mereka di bantai oleh Jerman dengan skor 7-1 di semifinal Piala Dunia 2014. lebih ironis lagi mengingat mereka berstatus tuan rumah.

Namun, agaknya rakyat Brazil boleh kembali berharap kepada para penggawa timnas kesayangan mereka. Kehadiran pelatih ciamik dalam diri Tite menjadi modal mereka menatap Piala Dunia nanti. Hal tersebut sudah dibuktikan di babak kualifikasi dimana Brazil nyaris tak tersentuh. Tetapi, Piala Dunia adalah ajang yang sunguh berbeda ketimbang babak kualifikasi. Jadi, apakah kau sanggup membawa negaramu juara dunia, Tite ?.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment