Kylian Mbappe Lottin, Sang Striker Masa Depan Prancis
Monaco mencatatkan laju terbaiknya setelah promosi ke Ligue 1. Musim ini, babak perempat final Liga Champions dan puncak klasemen Ligue 1 menjadi pencapaian mereka sejauh ini. Di balik impresifnya Monaco, ada satu nama yang tidak bisa dilupakan kontribusinya, yakni Kylian Mbappe Lottin. Namanya mungkin masih terdengar asing di sebagian telinga para pencinta sepakbola. Namun, performanya sejauh ini yang begitu cemerlang membuat namanya begitu hangat diperbincangkan. Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, pencapaiannya termasuk fenomenal. Torehan 19 gol dan 11 assist menjadi bukti betapa bagusnya pemain yang satu ini. Cepat, gesit dan pandai memanfaatkan ruang menjadi kelebihan pemain yang satu ini. Dia menjadi pemain termuda yang mencetak 13 gol di Ligue 1, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Thierry Henry. Dua gol teranyarnya hadir saat Monaco menekuk tuan rumah Caen akhir pekan lalu. Tak cuma sampai disitu kontribusinya. Di ajang Liga Champions, dua gol dalam dua penampilannya melawan Manchester City mengantarkan timnya lolos ke babak perempat final. Tak heran jika banyak klub Eropa yang tertarik untuk mendatangkannya.
Memulai debutnya sebagai pemain termuda Monaco yang tampil, Mbappe mencatatkan gol pertamanya saat Monaco mengalahkan Troyes 3-1 musim lalu. Catatan yang juga mengalahkan rekor Thierry Henry 22 tahun lalu. Hattrick pertamanya hadir saat Monaco membantai Rennes 7-0 di ajang Coupe De La Ligue. Rekor lain untuknya sebagai pemain termuda Monaco yang mencatatkan hattrick yang ( lagi - lagi ) memecahkan rekor Thierry Henry. Untuk ajang Eropa, gol pertamanya hadir saat Monaco takluk 3-5 atas Manchester City di leg pertama Februari lalu. Ada rekor lainnya juga yang tersemat yakni sebagai pemain Prancis termuda yang mencetak gol di ajang Liga Champions setelah Karim Benzema.
Cepat incah seakan mengingatkan para pencinta sepakbola kepada sosok Thierry Henry. Tak heran jika banyak yang menyebutnya sebagai 'The Next Henry' karena gaya bermainnya yang begitu identik. Menawannya penampilan Mbappe musim ini membuat namanya gencar menjadi incaran dari banyak klub eropa musim panas nanti. Namun, dengan santai Mbappe menyatakan jika Monaco adalah prioritasnya saat ini dan tak tertarik untuk pindah ke klub lain dalam waktu dekat. Atas pencapaiannya, panggilan timnas Prancis pun datang untuknya di jeda Internasional kali ini dalam persiapan timnas jelang melawan Luxembourg dan Spanyol. Publik Prancis pun menanti apakah sang wonderkid akan diturunkan oleh Didier Deschamps nantinya. Perjalanannya di timnas pun tergolong cepat mengingat Mbappe baru dua kali tampil untuk timnas U-17 dan sebelas kali untuk timnas U-19. Tak heran jika menilik penampilannya yang begitu impresif.
Bersama banyak nama asal Prancis yang ikut bersinar seperti Nabil Fekir, Correntin Tolisso, Anthony Modeste dan juga N'Golo Kante, nama Mbappe menjadi sensasi tersendiri musim ini. Mandulnya Olivier Giroud dan Antoine Griezmann belakangan ini tentu menmbulkan kekhawatiran bagi Didier Descgamps. Apalagi, sang pelatih harus segera membangkitkan permainan tim selepas kekalahan menyakitkan atas Portugal di final Euro. Hadirnya Kylian Mbappe tentu menjadi solusi di lini depan Prancis. Mobilitasnya yang tinggi sangat menguntungkan Prancis dimana mereka terkenal menerapkan sepakbola cepat, hal yang sangat sulit dilakukan oleh Giroud mengingat sang striker Arsenal lebih berperan sebagai target man. Jika tak ada hambatan berarti, Piala Dunia 2018 hampir pasti menjadi ajang pembuktian bagi Mbappe dalam balutan seragam timnas Prancis. Masa depan cerah pun menanti pemain keturunan Aljazair ini. Dengan segala potensinya, rasanya tak sulit bagi Mbappe untuk menjawab tuntuan publik yang disematkan kepadanya. So, tersenyumlah Prancis karena mereka mempunyai striker dengan masa depan cerah dalam diri Kylian Mbappe Lottin.

0 komentar:
Post a Comment