Juve Yang Memburu Treble
Setelah gelar Serie A tertunda karena kekalahan atas Roma akhir pekan lalu, asa treble akan coba dipertahankan Juve di laga final Coppa Italia. Adalah Lazio yang akan menjadi ujian terakhir mereka di ajang tersebut. Tentu mereka akan sebisa mungkin untuk meraih Coppa Italia, ajang yang sudah dua tahun terakhir mereka menangi. Musim lalu, mereka keluar sebagai juara usai menundukkan AC Milan 1-0. Pastinya tak akan mudah. Lazio tentu juga tak ingin rekor buruk mereka melawan Bianconeri berlanjut. Dan laga nanti adalah kesempatan emas bagi Lazio untuk mengakhirinya dan juga kembali menjadi kampiun Coppa Italia, setelah terakhir kali pada 2013 lalu.
Kekalahan atas Roma akhir pekan lalu sebenarnya cukup mengejutkan untuk Juve. Tampil dengan hampir skuat terbaiknya, mereka justru harus pulang dengan kepala tertunduk. Gol cepat Mario Lemina tak berarti apapun setelah Giallorossi membalas tiga gol untuk memastikan Bianconeri tak berpesta di Olimpico. Tak menurunkan Higuain agaknya menjadi kesalahan mendasar Allegri karena Mandzukic, yang akhir - akhir ini sering diposisikan sebagai wide target man sekan lupa bagaimana caranya menjadi seorang nomor sembilan. Namun tak mengherankan juga karena mereka juga harus memikirkan final Coppa Italia di tengah pekan. Dan mengistirahatkan beberapa pemain adalah keputusan bijak seorang Allegri.
Susunan pemain terbaik hampir dipastikan akan diturunkan oleh Allegri di laga nanti. Formasi 4-2-3-1 nampaknya juga akan kembali diterapkan, setelah skema tiga bek mereka tak maksimal saat takluk dari AS Roma. Higuain akan kembali menmpati posnya sebagai ujung tombak, menggeser Mandzukic ke sayap kiri sebagai false winger. Sementara, Dani Alves dan Alex Sandro diperkirakan akan menempati full back kanan dan kiri, mengapit duo Chiellini dan Bonucci. Sementara absennya Khedira dan Pjanic membuat Claudio Marchisio dan Mario Lemina akan diplot sebagai double pivot.
Patut menjadi perhatian bagi Juventus adalah keceptan para striker Lazio seperti Balde Keita, Felipe Anderson dan Senad Lulic. Transisi yang baik dari menyerang ke bertahan atau sebaliknya menjadi senjata ampuh untuk membendung serangan cepat Lazio. Dan peran Dani Alves dan Alex Sandro akan sangat krusial karena Lazio sering menyisir kedua sisi lapangan untuk menciptakan peluang. Selain itu, kombinasi Marchisio dan Lemina juga akan sangat signifikan untuk menjadi tembok pertama yang memutus alur serangan Lazio di area tengah.
***
Kekalahan atas Roma nampaknya menjadi harga yang rela dibayar oleh Allegri agar para pemainnya bisa fit menjelang pertandingan nanti. Rentetan jadwal berakhiran manis sudah menunggu di depan mata. Mereka bisa memastikan gelar Serie A akhir pekan ini melawan Crotone. Puncaknya, mereka akan mencoba menyempurnakannya dengan predikat treble, dengan catatan mereka mampu menaklukkan sang juara bertahan Liga Champions, Real Madrid awal Juni nanti. Namun sebelum itu, Lazio yang menunggu di final Coppa Italia malam nanti adalah tantangan pertama dari ambisi Juve untuk meraih treble winners.

0 komentar:
Post a Comment