Kebijakan Rotasi Zidane Yang Menguntungkan
Real Madrid berhasil meraih kemenangan dramatis atas Sporting Gijon. Setelah berimbang 2-2 hingga menit 90, munculah nama Isco yang tampil sebagai pahlawan berkat golnya di menit akhir. El Real pun menghakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2 dimana Isco tampil sebagai Man Of The Match berkat sumbangan dua gol. Di pertandingan ini, Madrid tampil tanpa hampir punggawa inti. Hanya Sergio Ramos dan Keylor Navas, anggota skuad inti yang bermain sebagai starter. Casemiro dan Marcelo pun baru bermain di babak kedua. Sementara Luka Modric dan Toni Kroos sama sekali tak dimainkan. Trio BBC juga diberi waktu istirahat untuk persiapan menghadapi Bayern tengah pekan nanti.
Sekali lagi, Madrid berhasil membawa pulang poin penuh dengan bermodalkan susunan pemain pelapis. El Real tercatat beberapa kali menurunkan skuad pelapisnya di ajang La Liga. Sebut saja melawan Alaves dan juga melawan Gijon semalam. Kebijakan rotasi yang diterapkan Zidane terbukti ampuh membawa Madrid kokoh di puncak klasemen La Liga musim ini. Di ajang Liga Champions, mereka pun sudah menginjak babak perempat final. Dan menghadapi leg kedua nanti, mereka sudah memiliki modal kemenangan tandang 1-2 atas Bayern Munich.
Dalam beberapa musim terakhir memang Real Madrid sering diterpa badai cedera. Sebut saja saat Madrid ditangani Carlo Ancelotti. Di musim keduanya menangani Los Blancos, Madrid sudah menduduki singgasana klasemen dengan nyaman hingga paruh musim. Namun apa daya karena jarangnya Don Carlo melakukan rotasi, datanglah badai cedera di medio Februari. Alhasil, hilanglah puncak klasemen yang sebelumnya ada dalam genggaman mereka. Mereka juga harus tersisih di babak semifinal Liga Champions. Di akhir musim, tak ada satupun gelar yang singgah ke Santiago Bernabeu. Nirgelar yang pada akhirnya berujung pemecatan Don Carlo di akhir musim.
Musim ini, pola berbeda diterapkan oleh Zinedine Zidane. Sang legenda Prancis tersebut tak segan untuk merotasi para pemain intinya. Tak terkecuali juga untuk seorang Cristiano Ronaldo. Beberapa pemain muda pun mendapatkan menit bermain cukup banyak. Sebut saja Marco Asensio dan juga Mariano Diaz. Tak ketinggalan juga Alvaro Morata dan Lucas Vazquez yang ketajamannya tak kalah dengan Trio BBC. Selain karena ingin para pemainnya fit hingga akhir musim, El Real juga tengah dikenai embargo transfer oleh FIFA. Mereka pun tak dapat mendatangkan satupun pemain pada dua jendela transfer yang telah berlalu.
Jadilah rotasi ala Zidane kini justru membawa dampak positif tersendiri. Khususnya juga untuk Ronado yang mengawali musim ini dengan cedera lutut selepas final Euro. Para pemain bintang lainnya kini pun tak segan untuk dirotasi oleh Zidane. Meskipun begitu, tak semua pemain puas dengan kebijakan rotasi tersebut. Sebut saja Alvaro Morata dan James Rodriguez yang diisukan akan hengkang di akhir musim karena minimnya menit bermain pada musim ini. Terlpas dari beberapa pemain ang tak puas dengan kebijakan tersebut, toh nyatanya justru Madrid kini tengah sebuah musim yang bisa dibilang lebih baik daripada musim lalu.
Tak ada lagi masalah kebugaran yang dalam beberapa musim terakhir sering dialami oleh Los Blancos. Kebijakan rotasi ini jugalah yang kini mengantarkan Madrid ke puncak klasemen La Liga. Unggul tiga angka atas Barcelona dengan satu laga di tangan. Tampil dengan skuad pelapis pada pertandingan semalam membuat Madrid bisa sepenuhnya fokus ke leg kedua babak perempat final Liga Champions tengah pekan ini melawan Bayern Munich. Trio BBC plus trio Modric, Kroos dan Casemiro bisa diturunkan sejak menit pertama. Dengan skuad yang lebih bugar, peluang Madrid untuk lolos pun semakin besar. Apalagi Bayern justru tampil dengan sebagian pemain utama saat ditahan imbang Leverkusen semalam.
***
Masih ada beberapa pekan krusial yang mesti dihadapi Madrid dalam beberapa minggu kedepan. Kebugaran pemain tentu menjadi hal krusial bagi Los Blancos. Dua pertandingan kedepan akan menjadi ujian yang sesungguhnya. Setelah Bayern, ada Barcelona yang akan bertandang ke Bernabeu dalam partai bertajuk El Classico. Berkat rotasi pemain yang jitu dari seorang Zinedine Zidane, Madrid hampir tak pernah mengalami badai cedera serius sepanjang musim ini. Dan agaknya jika mampu meraih double winners di akhir musim, kalau ada hal yang menjadi faktor penentunya, maka hal tersebut adalah kebijakan rotasi ang diterapkan Zidane.


0 komentar:
Post a Comment