All Article You Need About Football , MotoGP And Formula One.

Barcelona vs PSG : Barca Punya Peluang, Tapi.....


Barca akan mencoba menciptakan sejarah baru kala menjamu PSG di leg kedua babak 16 Liga Champions. Namun, mengkhayal tentu tak semudah menjalankannya. Mereka harus tampil all out di leg kedua nanti. Modal mereka tentu adalah kemenangan telak 5-0 atas Celta Vigo dalam lanjutan La Liga akhir pekan lalu. Sementara itu, PSG datang ke Catalan dengan percaya diri berbekal kemenangan telak 4-0 di leg pertama. Satu kaki mereka sudah berpijak di babak perempat final. Namun, bisa saja kaki mereka terpotong dengan tragis mengingat masih ada 90 menit di Camp Nou. Lantas, bagaimana peluang kedua tim di pertandingan nanti ?. Simak ulasannya berikut ini.

Barca Harus Menghindari Lini Tengah PSG

Pada leg pertama lalu, terlihat sekali jika lini tengah PSG jauh lebih superior ketimbang Barca. Hadirnya dua gelandang bertipikal ball fighter dalam diri Adrien Rabiot dan Blaise Matuidi\membuat Barca kesulitan. Tercatat, Rabiot berhasil mencatatkan enam kali memenangi bola pada leg pertama lalu. Sementara itu, Matuidi lebih sering berada dimana Lionel Messi beroperasi. Hadirnya Matuidi di sisi tersebut membuat Messi mati kutu dan hanya mencatatkan satu dribble sukses selama 90 menit. Jika ingin meraih kemenangan, bahkan membalikkan keadaan, menghindari lini tengah PSG adalah hal yang mutlak untuk dilakukan Lionel Messi dan kolega. Bagaimana cara mereka melakukannya ?. Jawabannya adalah : percepatan sirkulasi bola. Selama ini Barcelona terkenal dengan permainan yang begitu cair dari kaki ke kaki. Mereka tumbang di leg pertama karena tiga gelandang mereka saat itu yakni Iniesta, Andre Gomes dan Sergio Busquets tak mampu meredam lini tengah PSG. Satu pemain yang bisa memberikan perbedaan di lini tengah Barcelona dalah Ivan Rakitic. Pemain yang masa depannya sedang dispekulasikan tersebut mempunya kemampuan distribusi bola yang sangat baik. Duetnya dengan Andres Iniesta bisa jadi pembeda di laga nanti untuk memberikan suplai bola kepada trio MSN di lini depan. Sekali lagi , mereka harus bisa menghindari lini tengah PSG. Gambar di bawah adalah bukti betapa lemahnya lini tengah Barca di leg pertama.


Pada gambar diatas, terlihat sekali jika segera setelah bola dialirkan ke tengah oleh para pemain Barca, ketiga gelandang PSG akan langsung melancarkan pressing kepada si penerima bola ( dalam gambar adalah Iniesta ). Bola yang sudah direbut akan langsung dialirkan kedepan dimana trio Draxler-Di Maria-Cavani sudah menunggu untuk melancarkan counter attack. Jika hal tersebut terulang di Camp Nou, bukan tak mungkin lini belakang mereka akan menjadi bulan - bulanan para striker PSG. Bertahan dengan baik dan sebisa mungkin mengalirkan bola dari kaki ke kaki dengan tempo tinggi bisa jadi kunci bagi Barca di laga nanti.

Counter Attack Bisa Jadi Pilihan Untuk PSG

Berbekal kemenangan telak 4-0 di leg pertama tak lantas membuat PSG berpuas diri. Masih ada 90 menit di leg kedua dan jika mereka lengah sedikit saja, bukan tak mungkin mereka akan tersingkir. Di leg pertama lalu, kita disuguhkan bagaimana cemerlangnya lini tengah PSG dalam memutus alur serangan Barca. Nah, di leg kedua nanti kemungkinan mereka akan menerapkan taktikal yang tak jauh berbeda dengan leg pertama tiga pekan lalu meski dengan kemungkinan mereka akan sedikit bermain lebih dalam mengingat mereka tinggal mengamankan hasil di leg pertama. Counter attack bisa jadi alternatif mereka di laga nanti. Apalagi, duet center back Barca. yakni Pique dan Umtiti adalah bek dengan tipikal lambat. Tak hanya itu, kedua fullback Barcelona juga kemungkinan akan lebih sering melakukan overlapping mengingat mereka harus mengejar ketertinggalan empat gol di leg pertama. Sudah terlihat jelas jika banyak celah yang bisa dimanfaatkan PSG di laga nanti. Trio lini depan mereka yakni. Cavani-Draxler-Di Maria memiliki kecepatan yang mumpuni. Kemungkinan besar Di Maria akan kembali menjadi andalan dalam mengobrak - abrik lini pertahanan Barcelona. Di leg pertama lalu, seringkali terlihat bagaimana lemahnya lini pertahanan Barcelona dalam menghadapi counter attack.


Pada gambar diatas, terlihat jika Barcelona rentan terkena serangan balik. Jordi Alba yang terlambat turun setelah kehilangan bola menciptakan banyak ruang yang bisa di eksploitasi para striker PSG. Beruntung, peluang counter attack tersebut hanya menghasilkan goal kick. Jika jeli dalam memanfaatkan momen, kemenangan bukanlah hal yang mustahil bagi PSG meskipun kemungkinan mereka akan mendapatkan tekanan yang luar biasa dari para pemain Barcelona.

Kesimpulan

Barcelona tentunya masih memiliki peluang untuk lolos ke babak berikutnya. Namun, blunder taktik Enrique di leg pertama membuat mereka harus bekerja ekstra keras di leg kedua nanti. Blunder taktik yang dimaksud adalah saat ia memutuskan untuk menurunkan Andre Gomes sejak menit pertama ketimbang Ivan Rakitic yang dikenal mempunyai kemampuan bertahan dan meyerang sama baiknya. Jika saja ia menurunkan Rakitic sejak menit pertama, bisa jadi hasilnya berbeda. Sementara untuk PSG, mereka bisa dibilang tinggal mengamankan hasil leg pertama. Bermain terlalu bertahan hanya akan membuat mereka jadi bulan - bulanan para pemain Barca. Bermain sedikit lebih bertahan dengan pressing tinggi adalah pilihan terbaik untuk mereka sembari menunggu momen counter attack. Para striker mereka pun memiliki kecepatan yang bisa dibilang mumpuni. Jadi, sederhananya : Barcelona akan memenangkan laga nanti, namun mereka tetap tersingkir. Kemenangan dengan skor 2-0 bisa jadi adalah hasil maksimal yang bisa mereka raih di leg kedua nanti.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment