F1 2017 : Regulasi Baru, Peta Pesaingan Baru ?
F1 2017 sudah semakin dekat. Seri pertama sudah menanti 26 Maret mendatang. Melbourne kembali mendapatkan kehormatan menjadi seri pembuka dari 20 seri yang akan digelar musim ini. Sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh beberapa tim terkait adanya perubahan regulasi. Perubahan regulasi pada musim ini terletak pada body mobil yang lebih panjang, berat mobil yang bertambah dan juga ban depan belakang yang lebih lebar. Dari segi aerodinamis, sayap belakang dibuat lebih lebar, berbeda dengan model sayap pendek pada musim lalu. Dengan sistem aerodinamis seperti itu, mobil F1 tahun ini diyakini bisa lebih cepat lima detik per lap nya dibanding musim lalu. Tes resmi pertama sudah di gelar di Catalunya. Tes tersebut bisa jadi gambaran bagaimana peta persaingan F1 di musim ini. Lantas bagaimana peluang sejumlah tim untuk bersaing di musim ini? Berikut ulasannya.
Mercedes tampil begitu perkasa di tes Catalunya kemarin. Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas menjadi yang tercepat di dua dari tiga hari tes yang digelar. Hamilton menjadi yang tercepat di hari pertama, sedangkan Bottas menjadi yang tercepat di hari terakhir. Di hari terakhir, Bottas menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1.19.770, lap time tercepat di Catalunya sejak 2009. Tak hanya soal kecepatan, namun juga soal reliabilitas. Sepanjang tes keduanya tercatat melahap lebih dari 550 lap. Di tes kemarin mereka menjadi satu - satunya tim yang sudah menjalankan program simulasi balap di saat tim - tim lainbelum mendapatkan reliabilitas yang diinginkan. Agaknya Mercedes masih menjadi yang terdepan dalam persaingan F1 2017 nanti.
Menilik hasil tes Catalunya, rival yang patut mereka waspadai adalah Ferarri. Tim kuda jingkrak tersebut selalu masuk jajaran tiga besar sepanjang tes dengan catatan terbaik mereka diraih atas nama Sebastian Vettel yang menempati posisi kedua di hari terakhir tes, hanya kalah dari pembalap Mercedes Valtteri Bottas. Sebagai catatan, hanya keduanya yang berhasil menembus margin satu menit 19 detik di tes kemarin. Sementara itu Kimi Raikkonen mencatatkan waktu tercepat di hari kedua tes. Bisa jadi, tim asal Italia tersebut dapat menghentikan dominasi Mercedes selama tiga musim terakhir. Menarik untuk di tunggu tentunya bagaimana kiprah Ferarri musim ini.
Runner up musim lalu, Red Bull meraih hasil yang bisa dibilang pas pasan. Max Verstappen dan Daniel Ricciardo tercatat tak pernah menembus tiga besar di sepanjang tes Catalunya lalu. Namun, Verstappen menyatakan jika tim nya fokus ke reliabilitas dan tek terlalu ngotot meraih catatan waktu terbaik. Meski begitu, mereka adalah tim yang patut diperhitungkan di jajaran papan atas, selain juga Ferarri dan Mercedes. Menarik untuk ditunggu tentunya kipah mereka musim ini.
Sementara itu, salah satu tim legendaris yakni McLaren nampaknya masih belum bisa terelepas dari masalah reliabilitas. Di hari pertama, Fernando Alonso hanya bisa mencatatkan sepuluh lap, dengan lap time lebih lambat 4,9 detik dari Lewis Hamilton. Sejak kembali bekerja sama dengan Honda pada 2015 lalu, entah kenapa McLaren selalu bermasalah dengan reliabilitasnya. Sepertinya, mereka harus rela untuk 'hanya' bersaing di papan tengah mengingat gap yang masih begitu jauh dengan Mercedes.
Tak hanya tim - tim diatas yang berpeluang untuk bersaing di gelaran F1 2017. Masih ada Williams dengan duet Felipe Massa dan Lance Stroll. Massa sendiri kembali ke F1 musim ini setelah menyatakan pensiun musim lalu dikarenakan Williams tak mampu mencari pengganti yang sepadan setelah kepergian Bottas ke Mercedes. Ada juga Renault, Sauber, Toro Rosso, Force India dan juga Haas yang siap meramaikan gelaran F1 musim ini. Regulasi baru tentunya diharapkan bisa memberikan warna baru dalam persaingan musim ini mengingat begitu dominannya Silver Arrow dalam tiga musim terakhir. Tapi, menilik hasil tes Catalunya, nampaknya Mercedes masih menjadi yang terdepan musim ini terlepas dominan atau tidaknya perjalanan mereka nanti. Jika ada tim yang bisa menandingi dominasi mereka, maka tim itu adalah Red Bull dan Ferarri. Keduanya dianggap punya mobil mumpuni yang bisa menjungkalkan Mercedes nantinya. Dengan segudang pengalamannya, Ferarri tentu ingin secepatnya mengambil tahkta mereka yang sempat mereka nikmati di era awal 2000an bersama sang pembalap legendaris Michael Schumacher. Sama halnya dengan Red Bull yang ingin kembali menjadi yang terbaik setelah dominasi mereka selama empat musim runtuh sejak regulasi baru diterapkan pada 2014 lalu dimana Mercedes begitu dominan. Nampaknya persaingan baris depan masih akan mengerucut ke tiga tim tersebut. Namun, jangan lupakan juga tim - tim yang berpotensi menghadirkan kejutan seperti Force India dan Williams.
Hasil seri pertama nanti bisa jadi gambaran bagaimana peta persaingan antar tim di musim ini. Jika tak ada hambatan berarti, tampaknya dominasi Mercedes masih akan berlanjut musim ini. Keputusan mengejutkan yang dibuat Rosberg musim lalu tak perlu terlalu lama mereka ratapi karena mereka bisa mendapatkan pengganti yang sepadan dalam diri Valtteri Bottas. Untuk Red Bull dan Ferarri, mereka harus bekerja lebih keras lagi jika ingin menghentikan dominasi Mercedes yang sudah berlangsung selama tiga musim. Siapa yang akan tersenyum di akhir musim ? Penguasa lama atau muncul jawara baru ? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Semoga artikel tersebut bermanfaat.





0 komentar:
Post a Comment