Penegasan Ferrari
Seri perdana Formula 1 2017 memunculkan Sebastian Vettel sebagai pemenang, mengalahkan duo Mercedes yakni Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas. Vettel yang start dari posisi kedua berhasil mempertahankan posisinya setelah lampu start padam. Titik balik bagi Vettel terjadi di lap ke 21 saat mobil Ferrarinya keluar dari pit lane di depan sang pole seater Lewis Hamilton yang masuk pit stop dua lap lebih awal. Kemenangan ini tentunya menjadi angin segar untuk The Prancing Horse mengingat di musim lalu mereka nihil kemenangan. Kemenangan yang juga menjadi pembuktian jika hasil yang mereka raih di test pramusim bukanlah hanya sekedar statistik.
Ferrari agaknya bisa bernafas lega setelah memenangi balapan pembuka ini. Pasalnya, sang pembalap andalan yakni Sebastian Vettel akan habis kontraknya pada akhir musim ini. Muncul kekhawatiran apabila gagal mempersembahkan mobil yang kompetitif untuk Vettel, besar kemungkinansang pembalap Jerman akan angkat kaki dari Ferrari. Hasil yang cukup apik juga ditorehkan oleh sang tandem Kimi Raikkonen. Meski hanya finis keempat, setidaknya hasil yang didapatkan oleh kedua pembalap Ferrari di seri Australia ini bisa menjadi sinyal bahaya bagi sang tim juara bertahan Mercedes. Setelah tes pramusim rampung, Lewis Hamilton menyatakan jika Ferrari adalah pesaing terkuat Mercedes musim ini. Hal yang menjadi kenyataan setelah balapan di Albert Park.
Tangguhnya Ferrari juga terlihat dari race pace mereka, terutama Vettel. Sejak awal lomba, Hamilton tak pernah dibuat nyaman oleh Vettel karena gapnya yang terjaga di bawah dua detik. Konsistensi Vettel berlanjut setelah pitstop dimana akhirnya dirinya keluar sebagai juara dengan interval delapan detik lebih. Kini Ferrari bisa berharap lebih karena kerja keras mereka sepanjang musim dingin terbayarkan di Albert Park. Terakhir kali pembalap Ferrari keluar sebagai juara adalah di musim 2007 alias 10 tahun lalu lewat Kimi Raikkonen. Waktu yang cukup lama tentunya bagi tim sekelas Ferrari. Sementara saat masih diperkuat Fernando Alonso, pencapaian terbaik mereka hanyalah tiga kali menjadi runner up.
Pantaslah jika kini mereka berharap lebih musim ini. Namun, tak sepatutnya jika mereka berpuas diri karena masih ada 19 seri tersisa. Setidakanya dengan kemenangan di Albert Park bisa memberikan motivasi lebih untuk mereka, terutama untuk mengakhiri dominasi Mercedes selama tiga musim terakhir. Apakah mereka bisa mematahkan dominasi Mercedes di musim ini?. Kita tunggu saja. Untuk sesaat mereka bisa merayakan kemanangan mereka di Melbourne.

0 komentar:
Post a Comment