Welcome, Maverick Vinales
MotoGP 2017 dibuka dengan memunculkan Maverick Vinales sebagai pemenang lomba. Hal ini turut membuktikan jika pembalap yang satu ini layak untuk dikategorikan sebagai penantang gelar pada musim ini. Kemenangan yang turut mengangkat segala beban mengingat ekspektasi yang begitu besar yang dialamatkan kepadanya. Ekspektasi yang dimaksud tentu adalah seberapa kompetitif kah Vinales dalam balapan yang sesungguhnya menilik hasil tes pramusim dimana Vinales begitu dominan.
Sempat kewalahan di awal lomba, perlahan namun pasti dirinya mampu merangsek ke baris depan. Selepas start, Vinales turun ke peringkat lima. Jatuhnya Iannone dan Zarco membuat posisinya naik ke peringkat tiga dibelakang Marquez. Tak lama kemudian, Marquez tanpa kesulitan dia atasi. Di fase akhir lomba, Maverick mendapat persaingan ketat dari Dovizioso dengan Desmocedici-nya yang begitu garang di trek lurus. Di dua lap terakhir, Vinales tak terkejar oleh Dovi dan akhirnya menjadi pembalap pertama yang melintasi garis finis. Dovi dan Rossi membuntuti di belakangnya.
Ada sejumlah catatan menarik dari kemenangan Vinales tersebut diantaranya adalah sebagai pembalap termuda yang memenangi lomba dengan dua pabrikan berbeda dan menjadi rider keenam di era MotoGP yang memenangi race dengan dua pabrikan berbeda. Catatan yang sebelumnya pernah ditorehkan oleh sang rekan setimnya yakni Valentino Rossi. Menilik hasil yang diraih Vinales di Qatar, persaingan tentunya akan lebih menarik untuk di tunggu kedepannya. Hal menarik lain yang tersisa adalah bagaimana impresifnya seorang rookie Johann Zarco. Sempat memipin di awal lomba, Zarco harus mengakhiri debutnya di MotoGP di gravel lintasan setelah crash di lap enam. Tentu tak hanya nama Vinales yang patut diperhitungkan kedepannya.
Untuk Vinales sendiri, mengawali musim baru bersama tim baru dengan kemenangan tentu adalah hal yang istimewa. Satu hal yang pasti, Vinales saat ini sudah masuk ke jajaran para pembalap elite MotoGP yang berisikan Marquez, Rossi, dan Lorenzo. Namun, peta persaingan ke depannya sangatlah sulit diterka. Musim lalu saja, ada sembilan pemenang berbeda yang muncul. Hal tersebut amatlah mungkin terulang di musim ini. Nama Valentino Rossi dan Marq Marquez adalah dua nama yang patut diwaspadai oleh Vinales. Pasalnya, keduanya belum menunjukkan diri mereka yang sebenarnya di Qatar. Terlepas dari mengejutkannya pembalap - pembalap yang lain, tampaknya di sepanjang musim nanti persaingan 'hanya' akan mengerucut ke ketiga rider tersebut.
Kemenangan di Qatar lalu tentunya mendongkrak motivasi Vinales untuk mengarungi race ke depannya. Keberhasilannya finis terdepan plus di depan rekan setimnya Valentino Rossi menjadi awal dari perjalannya di Yamaha. Masih ada 17 race lagi dan persaingan baru saja dimulai. Vinales kini sudah satu level lebih maju dibandingkan musim lalu bersama Suzuki. Hanya satu kemenangan yang diraih oleh Vinales musim lalu dan bukan tak mungkin jika di musim ini dirinya mampu meraih lima sampai enam kemenangan. Mungkin ucapan terbaik dari para rider top MotoGP untuk Vinales adalah : 'Selamat Datang Di MotoGP Yang Sesungguhnya, Vinales'. Felicidades, Maverick Vinales.

0 komentar:
Post a Comment