All Article You Need About Football , MotoGP And Formula One.

El Clasico : Laga Penentu Juara La Liga


Akhir pekan ini, semua mata akan tertuju ke kota Madrid. Tepatnya saat Santiago Bernabeu menghajatkan laga Big Match dengan tajuk El Classico. Pertemuan antara kedua tim dengan nilai historis yang amat panjang tersebut akan menjadi panggung bagi para pemain terbaik dunia dari kedua tim. Dunia akan berhenti sejenak saat El Classico dilangsungkan. Begitulah kiasan yang sering digunakan untuk menggambarkan laga penuh gengsi tersebut. Laga ini juga akan menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai juara La Liga musim ini.

Sang tuan rumah, Real Madrid akan menyongsong laga nanti dengan kesiapan penuh. Mereka baru saja melangkahkan kakinya ke semifinal Liga Champions usai menyingirkan tim kuat Bayern Munich dengan aggregat 6-3. Performa anak asuh Zinedine Zidane memang sedang dalam bentuk terbaiknya. Kekalahan terakhir yang mereka alami di ajang La Liga adalah saat mereka takluk dari Valencia Februari lalu. Setelahnya, mereka melakoni 12 laga tak terkalahkan dengan 10 diantaranya berakhir dengan kemenangan. Termasuk mengalahkan Napoli di leg kedua serta mengalahkan Bayern back to back di perempat final. Alhasil, mereka kini bisa menatap El Classico sebagai laga layaknya final.

Meski kini tengah mengalami krisis bek tengah, namun duet Ramos-Nacho nampaknya akan kembali digunakan oleh Zizou. Performa keduanya memang tak sebaik duet Ramos-Pepe atau Ramos-Varane. Namun setidaknya duet keduanya mampu menahan gempuran demi gempuran yang dilancarkan oleh Bayern di perempat final lalu. Keduanya memang belum padu, terutama Nacho. Tapi, memang Madrid tak punya pilihan lain karena mereka sedang krisis center back. Gareth Bale yang sempat diragukan pun sudah kembali berlatih. Tengah pekan lalu, posisinya digantikan oleh Isco yang bermain apik melawan Die Roten. Lampu hijau pun agaknya sudah diberikan oleh tim medis Madrid kepada Bale untuk laga El Classico nanti.

Lain Madrid, lain pula Barcelona. Mereka akan menatap laga nanti dengan modal negatif. Baru saja mereka tersingkir dari babak perempat final Liga Champions. Adalah Juventus yang menghentikan laju anak asuh Luis Enrique. Alhasil, mereka kini hanya memiliki kans di ajang La Liga dan Copa Del Rey. Dan laga El Classico akhir pekan ini menjadi momen yang tepat bagi Barca untuk bangkit. Tapi, keinginan mereka untuk bangkit akan menemui jalan terjal. Neymar, yang masih harus menjalani sanksi dipastikan absen di laga nanti. Dan kemungkinan posisinya akan diisi oleh Arda Turan atau Paco Alcacer. Sementara itu Jordi Alba, Aleix Vidal, dan Sergio Roberto diragukan tampil karena cedera.

Ketumpulan lini serang mereka saat menghadapi Juventus tentu tak ingin mereka alami kembali di laga nanti. Namun, absennya Neymar jelas akan berpengaruh signifikan terhadap lini serang Barca.


Lini pertahanan juga menjadi sektor yang harus mereka benahi. Tercatat mereka sudah kebobolan empat gol dalam dua laga terakhir La Liga. Skema tiga bek yang mereka terapkan agaknya belum nyetel dengan Leo Messi dkk, khususnya jika menghadapi serangan balik cepat. Tak adanya Aleix Vidal dan Jordi Alba membuat skema tiga bek menjadi pilihan terbaik, walaupun masih harus dibenahi. Arda Turan yang sedianya bisa menggantikan Neymar pun masih diragukan kondisinya. Maka dari itu, 3-5-2 adalah skema terbaik alih - alih 3-4-3.

Laga ini bisa dibilang adalah kesempatan terakhir Barca untuk menempel Real Madrid. Pasalnya setelah laga ini, Madrid masih harus menghadapi Sevilla, Valencia dan Malaga. Valencia dan Sevilla tercatat mengalahkan Madrid pada pertemuan pertama. Sementara Barca, 'hanya' ada Villarreal sebagai lawan yang tricky di lima laga sisa. Jika berhasil memenangi laga nanti, jalan mereka ke tangga juara akan terbuka lebar. Jika kalah, jarak mereka dengan El Real di puncak klasemen tentu akan semakin melebar. Tak lain karena Madrid masih memiliki satu laga tunda. Jika kalah plus Madrid memenangi laga tunda tersebut, jarak mereka akan terbuka hingga sembilan poin.

Sementara untuk Madrid. kemenangan adalah mutlak untuk mereka jika tak ingin puasa gelar mereka berlanjut di ajang La Liga. Tengah dalam kondisi on fire, Los Blancos jelas sedikit diunggulkan. Mentalitas yang tengah membaik pasca menyingkirkan Bayern menjadi bekal positif menghadapi Barca. Kembalinya ketajaman Cristiano Ronaldo menjadi pertanda bagus untuk kubu El Real. Apalagi, Trio BBC diprediksi akan turun sejak menit pertama menyusul Gareth Bale yang sudah kembali berlatih dan telah mendapat lampu hijau untuk laga nanti. Ada jadwal padat menanti mereka setalah laga ini. Beberepa pertandingan tricky plus laga semifinal Liga Champions yang tak kalah penting sudah menunggu di depan mata. Dan mereka bisa mengawalinya dengan kemenangan di laga El Classico ini.

Persaingan gelar juara La Liga akan kembali terbuka andai Barca memenangi laga ini. Namun, Madrid yang tengah on fire plus absennya Neymar menjadi jalan terjal untuk mereka hadapi. Sementara Madrid tentu ingin secepatnya mengunci gelar Liga yang sudah lima tahun tak mereka rasakan. Dan pertaruhan masing - masing tim akan tersaji dalam laga malam nanti dengan tajuk El Classico.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment