Krisis Lini Belakang Yang Bisa Meruntuhkan Madrid
Akhir pekan lalu Madrid hanya mampu bermain imbang melawan rival sekota mereka Atletico Madrid dengan skor akhir 1-1. Beruntungnya, mereka masih bisa bernafas lega karena beberapa jam setelahnya, rival abadi mereka Barcelona takluk oleh Malaga dengan skor 0-2. Namun, hasil pada akhir pekan kemarin menyisakan kabar buruk untuk Madrid. Sang pencetak gol mereka dalam laga itu, Pepe mengalami cedera retak tulang rusuk setelah bertabrakan dengan rekan setimnya Toni Kroos. Tak ayal jika cederanya Pepe membuat palang pintu mereka hanya menyisakan Sergio Ramos dan Nacho Fernandez. Sinyal bahaya pun sedang mengintai Madrid terlebih lagi roda kompetisi sedang memasuki fase krusial.
Setelah Derby Madrileno, ada Bayern Munchen yang menjadi ujian pertama bagi mereka. Menjadi kekhawatiran besar tenunya mengingat saat ini skuad Bayern sedang bebas dari badai cedera. Para pemain utama mereka pun bisa dibilang sedang on fire. Di laga teranyar akhir pekan lalu, mereka menang telak atas Borussia Dortmund dengan skor 4-1 dalam partai bertajuk Der Klassiker. Keunggulan mereka dengan margin sepuluh poin di tabel Bundesliga membuat mereka bisa fokus sepenuhnya ke laga Liga Champions. Sebuah ketidakberuntungan tentunya dimana Real Madrid kini justru tengah dilanda krisis pemain belakang khususnya center back.
Jadwal berat Madrid tak berhenti sampai disitu. Setelah melawan Sporting Gijon pada akhir pekan nanti, mereka akan gantian menjamu Bayern di Bernabeu tengah pekan depan. Dan jadwal padat mereka diakhiri dengan partai akbar El Classico pada 24 April nanti. Partai El Classico inilah yang diyakini akan menentukan siapa yang akan meraih gelar La Liga di akhir musim nanti. Selain itu, mereka pun masih menyimpan beberapa laga tricky diantaranya adalah melawan Celta Vigo dan Valencia. Memang mereka kini tengah memuncaki klasemen La Liga dan masih menyimpan satu laga tunda. Namun, jika terpeleset sedikit saja, maka pupuslah harapan mereka untuk meraih gelar La Liga pertama mereka dalam lima musim terakhir.
Ada nama Raphael Varane dan juga Danilo yang lebih dulu masuk ruang perawatan. Dan kehilangan seorang Pepe di sisa musim tentu membuat ujian Madrid ke depan semakin berat. Kabar baiknya adalah mereka kemungkinan masih bisa diperkuat Varane yang saat ini tengah menjalani pemulihan cedera hamstring. Di saat badai cedera datang melanda, ada baiknya juga Madrid memberikan kesempatan kepada para pemain akademi mereka untuk menjalani debutnya. Namun sangat beresiko tentunya karena Madrid tengah dihadapkan jadwal berat. Para pemain muda yang belum berpengalaman tentu menjadi sebuah perjudian jika memang di turunkan oleh Zidane.
****
Di saat kompetisi sedang memasuki fase krusial, Real Madrid justru tengah dilanda krisis pemain belakang. Serangkaina pertandingan berat pun menanti mereka dalam dua pekan kedepan. Terbilang berat memang, namun inilah ujian yang harus dihadapi Madrid jika ingin meraih gelar bergengsi di akhir musim nanti. Dan jika sang entrenador Zinedine Zidane tak mampu mendapatkan solusi dalam waktu singkat, jangan harap Madrid bisa meraih gelar di akhir musim nanti.

0 komentar:
Post a Comment