Menanti Kelanjutan Ferrari vs Mercedes Di Shanghai
Akhir pekan ini ajang balap jet darat akan kembali bergulir. China mendapat kehormatan untuk menggelar seri kedua dengan Shanghai International Circuit sebagai venue. Selama tiga musim terakhir, dominasi Mercedes amatlah jelas di Shanghai. Dua kemenangan lewat Hamilton dan satu lewat Nico Rosberg. Jika menilik lebih jauh sejak 2012, sudah ada empat kemenangan yang diraih oleh The Silver Arrows. Jika dikerucutkan ke kategori pembalap, Lewis Hamilton menjadi pembalap dengan rekor terbaik di Shanghai dengan empat kemenangan, berbanding terbalik dengan Sebastian Vettel yang baru mencatatkan satu kemenangan. Itupun terjadi tujuh tahun silam.
Jika Mercedes punya rekor oke di Shanghai dalam lima musim terakhir, tak begitu dengan Ferrari. 2013 adalah kali terakhir mereka memenangkan race di sana atas nama Fernando Alonso. Namun, jika mengacu pada hasil di Melbourne, Ferrari nampaknya masih di atas angin. Performa mumpuni SF70H mereka patut diwaspadai oleh para rival khususnya Mercedes. Di race pembuka lalu, Ferrari telah membuktikan diri jika mereka sudah bangkit dari keterpurukan di musim lalu dimana mereka tak sekalipun meraih kemenangan. Kemenangan yang juga menjadi sinyal bahaya untuk Mercedes yang telah mendominasi Formula 1 selama tiga musim belakangan.
Tak bisa dipungkiri memang jika persaingan 'hanya' akan mengerucut diantara Ferrari dan Mercedes. Performa mereka di Albert Park begitu dominan dimana empat posisi teratas tercatat atas nama pembalap mereka. Tak mengherankan jika mereka diunggulkan sebagai dua tim calon peraih gelar di akhir musim. Sementara itu untuk Red Bull, mereka harus secepatnya mengejar ketertinggalan mereka dari kedua kompetitornya tersebut jika tak ingin kian tercecer dalam perburuan gelar juara. Di seri Australia dua pekan lalu, Max Verstappen dan Daniel Ricciardo tak mampu berbuat banyak. Max hanya mampu finis ke lima sementara Ricciardo justru gagal finis di race kandangnya tersebut.
Satu hal yang mungkin diharapkan nanti adalah terbebasnya McLaren dari problem reliabilitas. Selama ini ( dalam tiga musim terakhir ), McLaren masih belum bisa mengatasi masalah mereka terkait ketahanan mobil terutama sejak mereka memustuskan untuk kembali bekerja sama dengan Honda. Dari yang tadinya sebagai tim papan atas, mereka harus menerima kenyataan menjadi tim 'medioker' dalam beberapa tahun terakhir. So, jika tak ingin semakin terpuruk, sudah sepantasnya mereka bekerja keras mengatasi masalah tersebut jika ingin kembali ke papan atas.
Tanpa mengecilkan peluang tim lain, persaingan nanti diprediksi 'hanya' akan melibatkan Ferrari dan Mercedes. Penampilan dominan mereka di Albert park seakan menguatkan anggapan tersebut. Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton akan kembali bersaing dalam usaha mereka memperebutkan gelar juara. Sebastian sementara unggul dengan kemenangan yang ia raih di Australia. Tapi Hamilton tentu akan melakukan segala upaya demi mencegah sang rival kembali meraih kemenangan. Jangan lupakan juga Kimi Raikkonen dan Valtteri Bottas. Keduanya sudah membuktikan diri di race perdana. Bisa jadi salah satu dari sesama pembalap Finlandia ini akan meraih kemenangan perdana musim ini.
Masih ada Williams, Haas, Force India dan juga Toro Rosso yang siap memberikan kejutan di balapan nanti. Meski begitu, kecil kemungkinan mereka untuk merangsek ke baris depan mengingat jarak mereka yang terlampau jauh dengan tim - tim papan atas. Race nanti diprediksi akan berjalan sengit sejak awal. Terlepas dari berbagai kemungkinan yang bisa terjadi, nampaknya kita akan disuguhkan episode lanjutan dari duel Ferrari vs Mercedes. Di episode pertama lalu Ferrari lah yang lebih unggul. Lantas siapakah yang akan unggul kali ini, Ferrari lagi atau Mercedes, atau mungkin akan ada kejutan yang tak terduga ?. Let's see.

0 komentar:
Post a Comment