Milestone Bersejarah The Doctor
Valentino Rossi menatap GP Argentina akhir pekan ini dengan istimewa. Di race nanti, The Doctor akan menjalani race ke 350 nya di ajang MotoGP. 30 race di 125 cc, 30 di 250 cc dan 289 race di kelas tertinggi mewarnai perjalanan Vale di ajang balap motor selama 21 musim terakhir. Total ada sembilan gelar juara dunia, tujuh diantaranya di kelas primer, menjadi prestasinya selama berkiprah. Sudah ada tiga generasi pembalap yang harus ia hadapi di kelas primer. Mulai dari era Max Biaggi, Capirossi, Alex Barros dan berlanjut ke era Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, Casey Stoner hingga pembalap muda masa kini seperti Maverick Vinales dan Marq Marquez.
Meski sudah berumur 38 tahun, nyatanya The Doctor msihlah kompetitif. Race perdana lalu menjadi ajang pembuktian Rossi. Start dari grid 10, Rossi akhirnya mengakhiri race di podium ketiga dibelakang rekan setimnya Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso. Tak ayal hasil tersebut amatlah mengejutkan terlebih Rossi mengalami kesulitan dengan motor baru Yamaha. Imbasnya, di tes pramusim The Doctor tak mampu bersaing. Dan podium di Qatar akhirnya menepis keraguan yang dialamatkan untuknya.
Menatap seri Aegentina nanti, Rossi didukung catatan apik. Setelah finis keempat di 2014, di musim selanjutnya The Doctor sukses merengkuh kemenangan. Sementara musim lalu ia finis kedua dibelakang Marq Marquez. Namun perlu diketahui jika Rossi saat ini masih mengeluhkan beberapa kendala pada motornya. Masalah ban depan dan adaptasi dengan sasis baru Yamaha menjadi problem yang harus dihadapinya. Terlebih lagi saat ini ia masih tertinggal dari rekan setimnya Maverick Vinales yang sukses memenangkan race Qatar dua pekan lalu.
Race nanti tentu teramat spesial untuknya dimana sang living legend akan menjalani race nya yang ke 350. Sebagai catatan, seri Argentina nanti juga merupakan sebuah milestone untuk ajang MotoGP. Pasalnya, race nanti adalah race ke 888 MotoGP sejak diadakan pada 1949. Catatan tersebut juga menyajikan fakta menarik yakni Rossi sudah terlibat dalam sepertiga bagian secara keseluruhan MotoGP dalam 78 tahun perjalanannya. Dan tentu kemenangan akan menjadi kado spesial di race ke 350 nya di MotoGP.
Terlepas dari segala problematika yang masih melekat pada motornya, Rossi masihlah menjadi pembalap yang patut diperhitungkan. Makin patut diwaspadai mengingat akhir pekan nanti adalah race istimewa untuknya. Mampukah kau menandai race ke 350-mu dengan kemenangan, Rossi ?.

0 komentar:
Post a Comment