All Article You Need About Football , MotoGP And Formula One.

Vale Yang Tak Berkutik Di Jerez


Berakhir sudah rentetan podium Vale di musim ini. Setelah mampu konsisten naik podium di tiga race awal, akhirnya catatan tersebut terhenti usai ia hanya mampu finis kesepuluh di GP Jerez akhir pekan lalu. Tak seperti biasanya, The Doctor seakan kehilangan tenaganya di race kali ini. Sempat naik ke posisi keenam usai menyalip Zarco di lap enam, perlahan namun pasti ia mulai tergusur oleh pembalap lain. Ada Lorenzo, Vinales, Dovizioso, Petrucci, Folger dan Aleix Espargaro yang silih berganti mengovertake sang living legend.

Hal tersebut juga diperparah dengan impresifnya duo Honda dimana mereka menempatkan dua pembalap pabrikannya di dua podium teratas. Pedrosa muncul sebagai juara, sementara Marquez finis runner up. Tak ayal jika hasil tersebut membuat jaraknya dengan Marquez kini hanya terpisah empat poin setelah unggul 16 poin usai race Austin dua pekan lalu. Setali tiga uang, performa sang rekan setimnya, Vinales pun relatif datar. Sang tandem akhirnya harus puas finis di posisi keenam.

Setelah tampil tak cukup menjanjikan di sesi kualifikasi yang hanya menmpatkannya di posisi ketujuh, Rossi melakukan perjudian dengan menggunakan ban Hard untuk ban depan. Cukup mengejutkan memang karena mayoritas pembalap memilih untuk memakai kompon medium untuk kedua bannya. Namun apa daya, perjuadiannya justru berbuah fatal. Niat hati ingin bersaing di baris depan, realitanya justru Rossi sama sekali tak mampu untuk menjejak empat besar. Bahkan ia ditaklukan oleh mantan rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo. Catatan waktunya per lap juga tak menunjukkan jika Rossi pantas bersaing di barisan depan.

Masalah ban depan yang ia alami semenjak sesi latihan bebas hingga sesi warm up membuat ia mau tak mau harus melakukan perjudian. Jika tetap menggunakan kompon medium, bukan tak mungkin jika bannya akan tergerus lebih cepat mengingat suhu lintasan yang cukup menyengat. Peliknya problem yang dialami The Doctor tentu harus segera diatasi. Pasalnya, Honda sebagai rival Yamaha sudah mulai menunjukkan tajinya. Seri berikutnya di Le Mans, Prancis akan menjadi kesempatan terbaik bagi Rossi untuk menemukan pemecahan terkait masalahnya dengan bagian depan motornya.

Race Jerez sudah selayaknya menjadi race to forget untuk Rossi dan timnya. Lebih baik untuk segera fokus dan menemukan solusinya agar masalah tersebut tak terulang kembali di race - race selanjutnya. Seri Le Mans dua pekan mendatang adalah race dimana semuanya kembali berjalan seperti semula untuk The Doctor. Lupakan saja tiga podium yang ia raih sebelumnya. Fokus untuk naik podium atau meraih kemenangan lebih penting daripada hanya meratapi salah satu race terburuk sepanjang karirnya akhir pekan lalu.

Segeralah bangkit, Vale !!
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment