All Article You Need About Football , MotoGP And Formula One.

Yakin Ingin Bertahan Di Arsenal, Sanchez ?


Arsenal kembali gagal meraup poin sempurna akhir pekan lalu kala ditahan tim kuat Manchester City 2-2 di Emirates Stadium. Hasil yang membuat langkah mereka untuk lolos ke Liga Champions semakin berat. Ada interval tujuh poin yang memisahkan mereka dengan City di posisi empat, batas terakhir untuk lolos. Jika tak lolos ke Liga Champions musim depan, tentunya masa depan sang pelatih Arsene Wenger akan semakin terancam. Bukan hanya Wenger tentunya, melainkan juga para pemain bintangnya yang kemungkinan akan angkat kaki, salah satunya adalah Alexis Sanchez.

Sudah menjadi rahasia umum jika permainan Arsenal seolah berpusat pada striker asal Chile tersebut. Sejak didatangkan dari Barcelona pada 2014, Sanchez kini menjelma sebagai salah satu striker terbaik di tanah Ratu Elizabeth. Tak hanya piawai mencetak gol, namun dribble dan pergerakan tanpa bolanya memudahkan rekan - rekannya untuk mengeksploitasi ruang yang ada di pertahanan lawan. Jumlah assistnya pun tak berbeda jauh dengan sang inisiator serangan Arsenal, Mesut Ozil.

Tak heran jika sempat ada yang beranggapan jika Arsenal adalah 'Alexis FC'. Namun sejauh ini dalam perjalanannya bersama Arsenal, 'hanya' dua trofi FA Cup dan dua Community Shield yang mendarat di Emirates sejak kedatangannya. Berbanding terbalik dengan prestasinya di timnas Chile dimana ia berhasil menyumbangkan dua trofi Copa America dengan menundukkan Argentina ( dua kali ) di final lewat drama adu penalti ( dua kali pula ). Tak ayal jika banyak pihak yang menyayangkan jika di usia emasnya, ia justru tak mampu meraih gelar bergengsi di level klub.

Sebelumnya bersama Barcelona, satu gelar Copa Del Rey dan satu gelar La Liga menjadi prestasinya selama tiga tahun bermukim di Camp Nou. Berbeda jauh setelah ia pindah ke Inggris. Memasuki musim ketiganya di Emirates, hanya gelar FA Cup ( lagi ) yang realistis untuk ia persembahkan untuk Arsenal di akhir musim. Sementara di ajang Eropa, ia harus rela melihat timnya tersingkir di babak 16 besar selama tiga musim terakhir ( tujuh jika ditotal ). Di ajang Premier League, penyakit lama yang menjangkiti The Gunners pun belum hilang : tangguh di awal musim lalu berangsur kehilangan daya juang setelah paruh musim. Alhasil, belum ada gelar prestisius yang mendarat di Emirates Stadium sejak kedatangan Sanchez.

Terpuruknya Arsenal, terutama di musim ini, memuncukan spekulasi jika bintang asal Chile tersebut akan angkat kaki dari Emirates Stadium di akhir musim. Tak kunjung berprestasinya Arsenal plus pembaruan kontrak baru yang tertunda diyakini menjadi faktor utama yang akan memuluskan jalan keluar Sanchez di akhir musim. Apalagi, permintaan kenaikan gaji Sanchez tak bisa dipenuhi oleh manajemen Arsenal. Sempat ada isu konflik antara ia dan sang manajer Arsene Wenger. Tepatnya yakni saat pertandingan melawan Liverpool. Secara mengejutkan, Wenger tak memainkan Sanchez sejak menit awal. The Professor berdalih jika keputusannya mencadangkan Sanchez hanya semata karena taktik.

Alhasil ia baru masuk di menit 63, saat kedudukan 1-2 untuk Liverpool. Di akhir laga, Arsenal harus takluk 1-3 dari The Reds. Tak sampai disitu. Di ajang Liga Champions, Arsenal harus menanggung malu yang luar biasa. Kalah 1-5 dalam dua leg secara beruntun dari raksasa Jerman, Bayern Munich menambah panas isu kepindahan Sanchez. Bahkan Alexis sempat tertangkap kamera sedang tertawa saat timnya dibobol oleh Arturo Vidal di leg kedua di Emirates. Hasil yang jadi pukulan telak tentunya, bukan hanya untuk Sanchez namun juga untuk sepakbola Inggris secara keseluruhan.

Saat ini, peluang Arsenal untuk lolos ke Liga Champions semakin berat. Mereka pun terancam tak lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 18 musim terakhir. Kabar terbaru menyatakan jika Sanchez bersedia bertahan di Emirates jika Wenger angkat kaki. Patut dimaklumi memang mengingat banyak pihak yang menilai Wenger sudah tak layak untuk menangani Arsenal. Sudah banyak legenda Arsenal yang menyarankan jika sebaiknya Sanchez secepatnya pergi. Sekarang Alexis berusia 28 tahun, yang artinya ia sedang berada di puncak performanya sebagai pesepakbola. Amat disayangkan tentunya jika ia tak bisa menorehkan prestasi cemerlang selama berkarir di Inggris.

Terlepas dari berbagai isu yang menyelimutinya, berulang kali mantan pemain Udinese tersebut menepis kabar yang menyatakan hubungannya sedang tak harmonis dengan Wenger. Ia pun menambahkan jika saat ini ia bahagia di London. Tapi, masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi setidaknya sampai akhir musim. Akan jadi simbiosis mutualisme andai kata bintang Chile tersebut angkat kaki. Sanchez bisa pergi dan mencari pengalaman baru, sementara Arsenal akan mendapatkan dan segar yang tak sedikit mengingat sudah banyak klub yang mengantri untuk merekrut Sanchez. Menguntungkan kedua belah pihak tentunya.


So, bertahan di Arsenal dengan prestasi yang itu - itu saja atau pergi mencari klub baru, Alexis ?.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment