All Article You Need About Football , MotoGP And Formula One.

Batshuayi, Sang Penentu Gelar Untuk Chelsea


Trofi Premier League berhasil 'dipulangkan' Chelsea usai musim lalu diraih oleh tim kejutan Leicester City. Pekan ke 36 menjadi garis finis untuk mereka karena Spurs sudah tak mungkin lahi untuk mengejar perolehan poin mereka dengan tiga laga terisa untuk Spurs. Adalah kemenangan atas WBA yang mengantarkan Chelsea menjadi juara untuk keenam kalinya atau kelima di era Premier League. Dan ada satu nama yang layak disebut sebagai pahlawan. Dia adalah Michy Batshuayi, sang pencetak gol kemenangan atas West Brom. Sontekannya di menit ke 83 memanfaatkan umpan Azpilicueta mengantarkan timnya menjadi juara.

Gol Batshuayi yang disambut penuh suka cita tersebutlah yang menjadi penentu gelar Chelsea musim ini setelah mendapatkan tekanan hebat dari Spurs di tujuh pekan terakhir. Batshuayi musim ini jarang dimainkan. Di lini depan, Conte masih sangat mengandalkan ketajaman Diego Costa. Batshuayi yang minim pengalaman menjadi alasan Conte untuk jarang memainkannya, Ia lebih sering memainkan Batshuayi di ajang FA Cup atau Piala Liga. Di liga Inggris sendiri, Batshuayi tampil dalam 16 laga tanpa sekalipun menjadi starter dengan donasi satu gol.

Sementara di ajang FA Cup dan Piala Liga, ia sudah mencetak empat gol yang juga berkontribusi atas kelolosan timnya ke final. Jarang dimainkannya Batshuayi memang cukup disayangkan. Ia sudah menunjukkan kualitasnya musim lalu bersama Marseille sebelum akhirnya ia menerima pinangan Chelsea setelah Marseille menyepakati harga 33 juta Pounds. Di pertandingan pertamanya, ia berhasil menyumbangakan satu assist kala menumbangkan West Ham. Sementara gol perdananya hadir di ajang EFL cup kala dua golnya mengantarkan Chelsea menang 3-2 atas Bristol Rovers.

Begitulah seterusnya hingga musim berjalan menjelang akhir roda kompetisi dimana Batshuayi lebih sering difungsikan sebagai super sub. Lalu, datanglah momen tersebut. Ia sekali lagi diturunkan sebagai pemain pengganti melawan WBA, laga yang bisa jadi penentu juara untuk timnya. Ia masuk menggantikan Pedro di menit 76. Hanya enam menit usai masuk, ia mencatatkan namanya di papan skor usai umpan Azpilicueta dari tepi kotak penalti berhasil dikonversikan olehnya menjadi gol. Gol yang mungkin menjadi gol terpenting dalam karirnya. Gol yang juga mengantarkan tim yang ia bela menjadi juara Liga Inggris usai menjalani musim yang buruk semusim sebelumnya.


Nama Batshuayi kini akan dikenang dalam sejarah Chelsea karena tanpa golnya, belum tentu Chelsea akan memastikan atau bahkan bisa saja kehilangan gelarnya. Conte nampaknya harus lebih memberikan kesempatan untuk pemain muda yang satu ini. Isu kepergian Costa ke Tiongkok yang tak kunjung mereda bisa menjadi jalan lapang bagi Batshuayi untuk menjadi andalan di lini depan Chelsea jika nanti hengkangnya Costa benar - benar terjadi. Untuk Bathsuayi, golnya melawan West Brom mungkin akan menjadi momen tak terlupakan untuknya. Dialah sang Unexpected Hero, Michy Batshuayi.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment